Belajar??
Ketika kita mendengar kata 'belajar' apa yang ada di benak kita?
Buku yang tebal? garis-garis yang puuanjang, sambung menyambung menjadi suatu lautan kata? atau malah kita udah tidur duluan?
Belajar menjadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Fikiran kuno masyarakat menganggap bahwa belajar identik dengan duduk berdiam diri (baca:semedi) :D, dengan susana hening krik krik, dan ditemani setumpuk buku. Kalau kalian berfikiran sama dengan di atas, baasii loo.
Belajar tak selamanya suram. Learning is fun! Many methods that we can do. Kok bisa? Apa aja? Oke, sebelum kita menuju method yang bisa kita choose sehingga kita lebih enjoy, kita rubah dulu pola fikir kita. Kita buat start yang tepat sebelum tancap gas. Jadikan belajar menjadi suatu hiburan, bukan suatu tuntutan. Bayangkan buku yang akan kita pelajari itu seperti permadani yang siap mengantar kita keliling dunia. Kita belajar untuk diri sendiri. Kalau kita yang belajar, siapa yang pintar? Kita sendiri kan. Kalau kita pintar siapa yang senang? Pasti kita juga lah. Dan ini yang kudu bin wajib, NIAT. Niatkan belajar hanya karena Allah. Bukan untuk pamer atau hanya untuk mendapat nilai cantik di raport. InsyaAllah kalau kita belajar sungguh-sungguh dan niat lillahita'ala nilai akan ngikut juga. Ngga usah khawatir dengan nilai. Kita belajar karena ilmu atau karena nilai?
Nah, sudah agak cerah kan? Atau malah semakin buram? haasshh... -____-"
Niat udah, sekarang tinggal method yang digunakan. Coba kalian ingat-ingat gimana cara kalian belajar? Kalau kalian masih pake' cara yang jadul, yaahh.... gak gaul lo! Ada lo cara yang keren buat belajar, namanya Quantum Learning yang dipelopori oleh Bobbi DePorter. Quantum learning adalah cara belajar efektif sehingga mendapatkan hasil yang sama dengan kecepatan cahaya. Wuuiih, keren kan ^^. Banyak cara belajar yang dapat dipraktikkan yang sesuai dengan karakter kita, salah tiganya (sesuai dengan jumlah :D) adalah dengan visual, audio, dan kinestetik.
- Visual
Gaya belajar visual menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. Kita yang punya gaya belajar visual harus melihat gerak tubuh dan ekspresi dari guru. Kita lebih cepat belajar jika ada tampilan-tampilan visual/objek secara langsung, seperti diagram, mind mapping, warna-warna dan gambar-gambar yang menarik. Buat kalian yang punya style kaya' gini coba kalian ilustrasikan pelajaran kalian ke dalam bentuk gambar, misal mata pelajaran Biologi, Geografi dll - Audio
Gaya belajar audio menitikberatkan pada ketajaman pendengaran. Kita akan lebih cepat menyerap pelajaran dengan mendengarkan apa yang guru katakan. Kita juga dapat menghafal dengan cepat jika kita membacanya dengan keras, atau dengan mendengarkan kaset. Selain itu kita lebih suka dibacakan cerita daripada membacakan cerita. Nah, buat kalian yang punya cara belajar secara audio, coba deh suruh teman kalian untuk membacakan materi dan kamu mendengarkannya dengan saksama, atau belajar dengan diiringi musik, asyik kan tuh, sekalian bisa ajeb-ajeb :D, atau kalau ingin yang lebih keren, gunakan tape recorder untuk merekam apa yang disampaikan oleh guru. Eits, tapi jangan cuma direkam, dan disimpan, tapi harus sering-sering diputar biar kita ingat. - Kinestetik
Untuk gaya belajar yang satu ini kita belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Siswa yang memiliki gaya belajar seperti ini, belajarnya melalui gerak dan sentuhan (praktik). Mereka sulit untuk duduk berjam-jam karena keinginan untuk bereksplorasi sangat kuat. Salah satu cirinya adalah ketika membaca ia menggunakan jarinya untuk menunjuk kalimat yang sedang dibaca. Siapa hayoo? Strategi untuk mempermudah proses belajar dengan gaya ini adalah jangan belajar dengan duduk berlama-lama, coba dengan cara belajar sambil berjalan, kalau perlu belajar di teras depan rumah, kan luas tuh :D, atau kita belajarnya sambil ngemil atau kalau ngga suka ngemil sambil ngunyah permen karet juga boleh.
Naaah, udah pada tau kan gaya belajar lo lo pade. Jika kita tau strategi yang sesuai dengan kita, kita kan bisa lebih enak belajarnya. Dan satu lagi, sebelum berdoa jangan lupa berdoa yaa, semoga Allah memberi kita kemudahan.
Masih berfikir belajar itu ngga lezat? Ngga lah yaww. Belajar itu mak nyuusss!!









0 komentar:
Posting Komentar