Pages

Minggu, 30 Maret 2014

Egois Saat Ujian?

“Pas tryout ngerjainnya harus mandiri. Nah, kalo pas UN tolong ya jangan egois.”, ujar teman saya. Bentar-bentar, ini maksudnya gimana? Egois? Egois yang gimana ni? Oke. Biarkan saya mencoba menelaah arti kata egois dalam kalimat tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi egois adalah sifat mementingkan diri sendiri. Kalau jangan egois berarti jangan mementingkan diri sendiri. Mmm.. sepertinya ada bau-bau yang mengarah pada anjuran untuk gotong-royong dalam ujian ni. Naah, paham saya sekarang.
Ujian memang rawan dengan kecurangan. Kecuali jika kejujuran benar-benar telah mendarah daging. Meski telah tersedia paket soal yang berbeda-beda ditambah pengawas yang menjaga, tetapi praktik menyontek dan aksi saling tukar jawaban masih bisa saja terjadi.
Kembali ke masalah keegoisan ketika ujian. Egois adalah sifat yang hendaknya kita hindari. Tapi untuk ujian? Begitu sebaliknya, tidak berlaku egois sudah sepatutnya kita terapkan dalam berperilaku sehari-hari. Tapi apa iya tidak berlaku egois ini juga kita terapkan ketika ujian?
Tidak egois berarti selain mementingkan diri sendiri juga mementingkan kepentingan orang lain. Ikut turun tangan dalam proyek orang lain. Ikut turut serta dalam ujian.
Tipe orang berbeda-beda. Ada yang begini, “Kita masuknya bareng-bareng, keluar juga harus bareng-bareng. Ujian pun juga dikerjakan dengan bareng-bareng .” Dengan adanya motif seperti itu, menyontek, membantu teman adalah salah satu cara untuk mencapai target tersebut. Ada lagi yang seperti ini, “Makan ‘tuh egois. Liat aja, biar tau rasa lu!” (rasa apa? :D).
Selain ada yang begini juga ada yang begitu, “Kami masuk bersama-sama dan harus lulus bersama-sama. Kami pun juga telah berjuang bersama-sama, berdoa bersama-sama. Tapi bukan berarti ujian juga dikerjakan dengan bersama-sama. Ini penentuan.”
Lepas dari itu, saya tidak ingin memutuskan secara sepihak. Saya pun juga tidak ingin menjustifikasi haruskah atau tidak seharusnya egois saat ujian. Setiap orang punya kepercayaan. Dan saya kembalikan lagi ke kepercayaan masing-masing.

Jadi, haruskah egois ketika ujian??

0 komentar:

Posting Komentar