Pages

Sabtu, 22 Maret 2014

Dilla dan Eka

     Alhamdulillah.. Minggu yang lalu dua dari santri-santri kami, Dilla dan Eka, telah lulus iqro' 6, ini berarti mereka mulai membuka lembaran-lembaran baru, ya Al Qur'an. Wajah mereka terlihat berbeda ketika buku (kitab) yang dibawa bukan lagi iqro' tapi Al Quran. Senyumnya, tawanya, dan sorot matanya. Terlebih orangtua mereka, rasa syukur dan haru yang mereka rasa.
     Bocah yang masih berumur sekitar 7 tahun tersebut sangat bersemangat dalam mengaji. Terbukti mereka dan teman-temannya datang lebih awal dari jadwal mengaji padahal rumah kami masih dalam keadaan tertutup tapi mereka rela menunggu di depan rumah, hingga kami membuka pintu untuk mereka.
     Meski berada di lingkungan yang kurang kondusif dalam urusan agama, tetapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mengaji. Mereka ingin bisa membaca Al Quran. Mereka ingin menjadi donatur pahala untuk orangtua mereka. Mereka ingin menjadi jalan surga bagi kedua orangtuanya.
     Bapak, Ibu. Alangkah bahagianya kita jika memiliki anak yang sholih dan sholihah. Rajin mengaji, rajin sholat, dan senantiasa mendoakan untuk kita. Di setiap doa mereka, tangan kecil mereka menengadah, bibir mungil mereka berucap, dan jemari-jemari kecilnya mengusap wajah mereka, sembari membaca:

   اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْر
     Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, dan dosa kedua orangtuaku. Sayangi mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku masih kecil. Aamiin.

     Ketika masa aktif kita di dunia telah habis, di akhiratlah perpanjangan waktu kita, panjaaang sekali, entah dimana ujungnya.
Mati=Putus. Putus hubungan kita dengan orang yang kita sayang sewaktu di dunia, putus hubungan kerja, putus  dengan jabatan yang selama ini kita kejar, dan tentunya putus aktivitas kita dalam beribadah kepada Allah SWT. Berarti putus juga amal-amal kita? Pasti. Kecuali tiga perkara dimana pahala akan terus mengalir ke kita:

   “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim)
    Anak adalah investasi. Anak yang sholih dan sholihah adalah penyuplai pahala untuk kita.
Setiap anak punya orangtua, setiap orangtua punya orangtua. Jika ingin anak kita patuh dan berbakti kepada kita, sudahkah kita berbuat baik pada orangta kita? Jika ingin anak selalu mendoakan kita, sudahkan kita mendoakan untuk orangtua kita? 

  Birru aba'akum tabirrukum abna'ukum…" (HR Thabrani). Berbuat baiklah kepada orangtua kalian niscaya anak-anakmu berperilaku baik kepadamu.
     
Semoga kita menjadi anak-anak yang senantiasa berbakti kepada orangtua dan kelak ketika kita menjadi orangtua juga dikaruniai anak-anak yang akan berbakti kepada kita, insyaAllah, aamiin.


      
     

0 komentar:

Posting Komentar