Pages

Kamis, 28 Agustus 2014

Jangan Sepelekan Doa

Jangan sepelekan doa.
     Jangan sepelekan doa. Ternyata bisa jadi yang kecil terjadi pada keseharian hidup kita adalah karena kita tak pernah meminta padaNya atau mungkin tak terpikirkan sebelumnya untuk meminta padaNya. Padahal Allah sangat menunggu, menantikan dan mengharapkan tiap hambaNya untuk berlomba-berlomba meminta kepadaNya. Menengadahkan tangan, tertunduk dalam sujud penuh kekhusyukan, menangis penuh pengharapan untuk menghiba dan berharap pada Rabb sekalian alam. Sungguh itulah ketawadhuan yang Allah harapkan dari tiap-tiap hambaNya yang para malakaitpun ketika kita sungguh-sungguh meminta kepadaNya, juga turut mengamini dan selanjutnya mendoakan.
     Jangan sepelekan doa. Ketika hal kecil menimpa kita dan membuat kita tak nyaman, bisa jadi itu karena lupa tak terselip dalam doa kita untuk meminta kepadaNya. Ketika berpergian jauh dengan kendaraan umum misalnya, mungkin ada yang lupa untuk kita meminta tentang hal kecil bahkan sepele, hingga akhirnya membuat kita tak nyaman selama perjalanan. Misalnya, kita sering tak terpikirkan untuk berdoa meminta agar selama perjalanan yang mungkin memakan waktu seharian di atas kendaraan agar diberikan teman duduk yang baik atau yang shalih meski kita tak mengenalnya. Minimal meski tak kenal, kita merasa nyaman karena dia orang yang baik dalam bertutur kata, sopan dalam berperilaku dan kita merasa aman selama perjalanan. Permintaan kecil namun sering kita tak terbersit memintanya
     Jangan sepelekan doa. Doa adalah sumber kekuatan yang diberikan Allah azza wa jalla pada hambaNya. Tak perlu membayar mahal alias gratis dan tak perlu memilih waktu serta tempat, bisa setiap saat, kapanpun yang kita mau, meski Allah memberi keutamaan dibeberapa waktu yang istajabah untuk terkabulnya doa. Tak perlu ritual khusus dan tak harus berbahasa arab ketika kita berdoa karena Allah Mahatau apa yang kita minta. Dengan bahasa apapun yang kita pinta, Allah tahu dan mendengarnya. Allah akan kabulkan doa-doa kita di waktu dan saat yang tepat. Karena Allah memberi apa yang kita butuhkan bukan sekedar apa yang kita inginkan.
     Diantara waktu-waktu terkabulnya doa adalah sepertiga malam terakhir, waktu antara adzan dan iqomah, saat turun hujan, saat sujud dalam shalat, dan tentu saja pada saat berpuasa di bulan Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam hadits,
    “Ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak, seseorang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doanya orang yang terzhalimi.”        (Tirmidzi)

    Dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah bersabda, “Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan.” (Shahih Muslim).

   Dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Rabb kami yang Mahaberkah lagi Mahatinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman: ‘Barangsiapa yang berdoa, maka Aku kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya.” (Shahih Al Bukhari)
-RP-

0 komentar:

Posting Komentar