Bangga dengan prestasi yang kita miliki itu wajar. Wajar banget. Apalagi dalam meraih prestasi itu butuh perjuangan keras, lika-liku, bahkan kegagalan seakan-akan menjadi makanan pokok. Dan endingnya, berhasil. Jadi, saya ulangi, wajar jika seseorang bangga dengan apa yang dimilikinya, apa yang diraihnya.
Bangga iru wajar. Iya, sewajarnya aja kalo bangga, ngga usah berlebihan. Ndak usah terlalu diperlihatkan, ndak usah terlalu diexpose juga, nanti takutnya malah mengarah ke rasa ujub, sombong, dan riya'.
إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (QS. An Nahl: 23) Kita taulah persepsi orang, respon orang beda-beda, ada yang pro dan ada yang kontra.
Menggunakan dalih agar orang lain termotivasi, nah gimana tuh? Oke, ketika kita membaca tulisan, status di FB, twitter dsb, melihat berita di TV, atau mendengar info, pasti terbersit di benak kita untuk bisa sesukses dia, setidaknya kita sempat dibuat kagum olehnya. Ada baiknya juga. Tapi, sekali lagi jangan berlebihan. Karena yang berlebihan itu tidak baik.
إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
QS. Al-'An`am [6] : 141
`
Risih juga yang baca, yang liat, dan yang denger. Kasihan ada yang sakit hati juga karena terlalu bangganya dia akan apa yang dimilikinya. Wallahua'lam.Saya hanya menyuarakan suara yang tak mampu bersuara.









bangga, pd, dan sombong itu saling berkaitan..
BalasHapusjadi susah ngontrolnya