Pages

Sabtu, 28 Desember 2013

Tawakkal

              
Seorang soleh bernama Ahmad Bin Harb mempunyai seorang anak lelaki. Sejak kecil anak itu telah diajarkan mengenal Allah dan yakin bahwa Dia berkuasa atas segala sesuatu.
Allah yang menghidupkan, yang mematikan dan yang memberi rezeki kepada manusia.
"Nak, jika engkau menginginkan sesuatu, engkau mesti meminta dan berdoa kepada Allah tidak boleh kepada yang lain,"kata Ahmad kepada anaknya yang masih kecil itu.
"Caranya bagaimana Ayah?" tanya anaknya.
"Engkau pergi ke tingkat 2, angkat kedua tanganmu ke langit dan berdoa: Ya Allah! Aku ingin ini... maka berikanlah aku rezekimu dari sisiMu"
Ahmad dan istrinya telah menyiapkan segala makanan, minuman atau benda-benda yang menjadi kegemaran anaknya. Setiap kali anaknya pergi ke tingkat, kedua-duanya pergi ke tempat benda-bendanya yang disorokkan.


Suatu hari anaknya pergi ke tingkat dan berdoa: "Ya Allah! aku ingin roti yang sedap, maka berilah aku rezeki dari sisiMu"
secepat kilat Ibunya meletakkan roti diatas meja makan. Maka apabila anaknya pergi ke meja makan, telah tersedia makanan yang dimintanya. Dia yakin bahwa barang itu dari Allaj.
Esok harinya ia pergi ke tingkat dan berdoa: "Ya Allah! berilah aku minuman yang sedap"
Apabila dia menoleh, di meja sudah tersedia minuman yang diletakkan oleh Ibunya. Dia yakin bahwa Allah telah menunjukkan kekuasaannya dengan mengabulkan setiap permintaannya.

Suatu hari, Ahmad dan istrinya bepergian. Sementara anaknya yang berada di rumah sangat ingin makan roti. Maka pergilah dia ke tingkat dan berdoa: "Ya Allah! aku sangat ingin makan roti, maka berilah aku rezeki roti dari sisiMu"
Pada saat  itu juga tersedia roti di tempat makanannya. Ketika Ibu Bapaknya pulang, mereka terkejut karena anaknya makan roti. Padahal ketika itu di rumahnya kebetulan tak ada roti.
"Darimana engkau mendapatkan roti itu wahai anakku?" tanya Ahmad dan istrinya
"Dari Allah yang memberiku makanan setiap hari"jawab anaknya.

Dengan kejadian ini, Ahmad sadar bahwa anaknya telah mencapai taraf yang tinggi keyakinannya kepada Allah, dan telah menempuh jalan seperti yang ditempuh oleh orang yang tawakkal

"Barangsiapa bertakwa pada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya, dan barangsiapa yang bertawakkaln kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allh melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap manusia."

0 komentar:

Posting Komentar