Memilih bukan perkara yang mudah, bukan pula perkara yang sukar. Tetapi kita harus tetap memilih.
Memilih hal yang mudah dengan cara yang sukar.
Memilih hal yang sukar dengan cara yang mudah.
Memilih hal yang mudah dengan cara yang mudah.
Memilih hal yang sukar dengan cara yang sukar.
Mudah tidaknya memilih datang dari fikiran kita sendiri.
Kau anggap mudah, kau temukan kemudahan.
Kau anggap sulit kau temukan kesulitan.
Pilihan yang kau pilih tidak pernah bingung, tidak pernah risau, apakah dia akan terpilih atau tidak.
Sebagai pilihan mereka rela dipilih, apa daya mereka tak mampu memilih.
Berbeda dengan pemilih. Mereka dibuat bingung dengan seabrek pilihan hidup. Pilihan sekolah, kuliah, kerja, dan juga cinta. Pilihan ketua RT, lurah, camat, bupati/walikota, bahkan presiden.
Memilih di antara pilihan
Memilih dunia atau memilih akhirat. Atau memilih dunia dan akhirat.
Memilih surga atau dipilih surga.
Memilih neraka atau dipilih neraka.
Pahala atau dosa.
Pemilih ingin memilih pilihan yang terbaik tentunya. Pilihan pun juga ingin dipilih oleh pemilih yang baik pula. Pemilih dan pilihan adalah satu kesatuan. Jika ingin dipilih, jadilah pilihan yang layak dipilih. Dan pemilih, pilihlah pilihan yang pantas untuk kau pilih.
Jadilah pemilih yang bijak.
Selamat memilih...








0 komentar:
Posting Komentar